Persepsi Kinerja Karyawan
Berdasarkan KBBI kata persepsi adalah tanggapan seseorang terhadap
sesuatu. Kinerja adalah kontribusi yang diberikan karyawan kepada organisasi,
seperti kuantitas output, kualitas output, kehadiran, dan perilaku (Pawirosumarto
et.al., 2017). Definisi lain diungkapkan oleh Rizki dan Ekawaty (2021) bahwa
kinerja pegawai merupakan hasil kerja karyawan, proses manajemen, atau
keseluruhan organisasi dimana hasil kerja tersebut dapat diukur sesuai dengan
standar yang telah ditetapkan. Sementara Yuliantari dan Prasasti (2020)
mengungkapkan bahwa kinerja merupakan hasil kerja karyawan yang dicapai
karyawan sesuai dengan kemampuannya untuk mencapai tujuan perusahaan.
Karyawan adalah penopang terbesar kegiatan perusahaan, sehingga
perusahaan harus memperhatikan persepsi kinerjanya. Dukungan dari perusahaan
dalam meningkatkan persepsi kinerja karyawannya dapat berupa program
pelatihan, ketersediaan peralatan perusahaan yang memadai, dan pemilihan budaya
organisasi yang kuat dan baik (Pawirosumarto et.al., 2017; Wahjoedi, 2021).
Indikator pengukuran persepsi kinerja karyawan menurut Yuliantari dan
Prasasti (2020), yaitu:
- Efektivitas dan Efisiensi
Efektivitas diukur melalui persepsi karyawan mengenai kesesuaian tingkat
pencapaian dengan target yang ada, sementara efisiensi diukur melalui persepsi
karyawan mengenai tingkat pengorbanan yang ditanggung selama proses
pencapaian target. - Tanggung Jawab
Tanggung jawab diukur melalui persepsi karyawan mengenai kemampuan
karyawan dalam mengemban tugas sesuai target. - Disiplin
Disiplin diukur melalui persepsi karyawan mengenai ketaatan terhadap hukum
dan peraturan yang berlaku di perusahaan. - Inisiatif
Inisiatif diukur melalui persepsi karyawan mengenai kemampuan karyawan
untuk memiliki daya pikir, kreativitas, dan ide yang sesuai dengan tujuan
perusahaan.
Comments
Post a Comment