Teori-Teori Motivasi.

 Ada beberapa teori yang telah dirumuskan untuk

konsep-konsep motivasi.Teori yang dimaksud meliputi:
a. Teori Hierarki Kebutuhan (Maslow Theory)
Teori ini dikemukakan oleh Abraham Maslow, dalam Wirawan (2013:680-681)
yang merupakan teori klasik. Teori ini juga dipergunakaan oleh beberapa teori
lainnya seperti Teori X dan Teori Y-nya Douglas McGregor dan teori motivasinya
Porter sebagai dasar pemikiran. Prinsip dari Teori Abraham Maslow mempunyai
lima jenis kebutuhan yang tersusun secara hierarkis. Adapun kebutuhan tersebut
adalah sebagai berikut:
1) Kebutuhan fisik (physiological needs).
Merupakan kebutuhan dasar dari seorang manusia yang meliputi: rasa lapar,
haus, tidur, dan seks. Dalam organisasi, kebutuhan ini dapat berupa gaji untuk
memenuhi kebutuhan.
2) Kebutuhan rasa aman (safety needs).
Kebutuhan akan rasa aman, stabilitas, dan ketiadaan rasa sakit fisik dan
emosional. Dalam organisasi dapat terwujud dalam asuransi kesehatan, hak
pensiun dan penggunaan peralatan untuk keselamatan dan keamanan di tempat
yang berbahaya.
3) Kebutuhan sosial (social needs).
Kebutuhan ini dapat dipenuhi melalui interaksi sosial di mana orang menerima
pertemanan dan kasih sayang dari lingkungan sosial.
4) Kebutuhan harga diri (esteem needs).
Merupakan kebutuhan orang untuk merasa penting dan diakui oleh orang lain
bahwa ia penting. Kebutuhan ini mencakup kebutuhan atas kekuasaan, prestasi
dan status. Maslow menyatakan bahwa kebutuhan ini terdiri dari kebutuhan
akan harga diri sendiri (self esteem) dan pengakuan harga diri dari orang lain.
5) Kebutuhan aktualisasi diri (self-actualization).
Kebutuhan ini sebagai keinginan untuk menjadi apa saja yang orang punya
kemampuan untuk menjadi apa saja yang ia impikan. Orang berusaha untuk
menjadi apa saja yang ia impikan untuk mengembangkan dirinya setinggi
mungkin. Orang menjadi lebih tinggi tergantung pada kemampuan yang
dimiliki dan perlu ditingkatkan.
b. Teori X dan Teori Y
McGregor, dalam Robbins (2006:216) mengemukakan dua pandangan yang jelas
berbeda mengenai manusia yang pada dasarnya negatif, yang disebut Teori X atau
pada dasarnya manusia itu positif, yang disebut Teori Y.

Comments

Popular Posts