Kelebihan dan Kelemahan ROI

 


Kelebihan ROI antara lain (Abdullah 2002:50 dalam Anugrahani, 2007) :
a. Selain ROI berguna sebagai alat control juga berguna untuk
keperluan perencanaan. ROI dapat digunakan sebagai dasar
pengambilan keputusan apabila perusahaan akan melakukan
ekspansi.
b. ROI dipergunakan sebagai alat ukur profitabilitas dari masing-masing
produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Dengan menerapkan sistem
biaya produksi yang baik, maka modal dan biaya dapat dialokasikan
ke dalam produk yang dihasilkan oleh perusahaan, sehingga dapat
dihitung masing-masing.
c. Kegunaan ROI yang paling prinsip adalah berkaitan dengan efisiensi
penggunaan modal, efisiensi produk dan efisiensi penjualan. Hal ini
dapat dicapai apabila perusahaan telah melaksanakan praktik akutansi
secara benar dalam artian mematuhi sistem dan prinsip-prinsip
akutansi yang ada .
Kelemahan ROI antara lain (Abdullah 2002:51 dalam Anugrahani, 2007) :
a. Mengingat praktek akutansi dalam perusahaan seringkali berbeda
maka kelemahan prinsip yang dihadapi adalah kesulitan dalam
membandingkan rate of return suatu perusahaan dengan perusahaan
lain.
b. Dengan menggunakan analisa rate of return atau return on investment
saja tidak dapat dipakai untuk membandingkan dua perusahaan atau
lebih dengan memperoleh hasil yang memuaskan.
Sistem Du Pont dan ROI sedikit berbeda karena pada Du Pont, ROI
merupakan Net Profit Margin dikalikan dengan perputaran aktiva. Perusahaan
yang mengembangkan sistem analisis ini sehingga sering disebut dengan sistem
Du Pont atau ROI dengan pendekatan Du Pont. Analisis ini lebih menekankan
pada seberapa banyak laba yang bisa diperoleh dengan seluruh kekayaan yang
dimiliki oleh perusahaan

Comments

Popular Posts