Tujuan Laporan Keuangan
Menurut Pernyataan buku Akuntansi Keuangan berdasarkan Standar
Akuntansi Keuangan (SAK) berbasis International Financial Reporting
Standards (IFRS) tahun 2012, tujuan laporan keuangan adalah menyediakan
informasi tentang posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu
perushaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan
keputusan ekonomi.
Berikut ini merupakan beberapa tujuan penyusunan laporan keuangan
menurut Kasmir (2016:10):
a. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah aktiva (harta) yang dimiliki
perusahaan pada saat ini;
b. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah kewajiban dan modal yang
dimiliki perusahaan saat ini;
c. Memberikan informasi tentang jumlah pendapatan yang diperoleh pada suatu
periode tertentu;
d. Memberikan informasi tentang jumlah biaya dan jenis biaya yang dikeluarkan
perusahaan dalam suatu periode tertentu;
e. Memberikan informasi tentang kinerja manajemen perusahaan dalam suatu
periode tertentu;
f. Memberikan informasi tentang catatan-catatan atas laporan keuangan;
g. Informasi keuangan lainnya.
Sedangkan menurut Hery (2016:5), tujuan laporan keuangan terdapat
tujuan khusus dan tujuan umum, yaitu:
a. Tujuan khusus laporan keuangan
Menyajikan posisi keuangan hasil usaha, dan perubahan posisi keungan
lainnya secara wajar dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku
umum.
b. Tujuan umum
Memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber daya ekonomi dan
kewajiban perusahaan dengan tujuan menilai kekuatan dan kelemahan
perusahaan, menunjukkan posisi keuangan dan investasi perusahaan, menilai
kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajibannya, dan kemampuan sumber
daya yang ada untuk pertumbuhan perusahaan; memberikan informasi yang
terpercaya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha
dalam mencari laba dengan tujuan memberikan gambaran tentang jumlah dividen
yang diharapkan pemegang saham, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
membayar kewajiban kepada kreditor, supplier, pegawai, pemerintah, dan
kemampuannya dalam mengumpulkan dana untuk kepentningan ekspansi
perusahaan, dan menunjukkan tingkat kemampuan perusahaan dalam
mendapatkan laba jangka panjang; memungkinkan untuk menaksir potensi
perusahaan dalam menghasilkan laba; memberikan informasi yang diperlakukan
lainnya tentang perubahan aset dan kewajiban; dan mengungkapkan informasi
relevan lainnya yang dibutuhkan oleh para pemakai laporan
Comments
Post a Comment