Definisi Kinerja Keuangan
Menurut Sochib (2016:40) mengemukakan bahwa kinerja keuangan
diartikan aturan yang menjadi tolak ukur menilai pencapaian perusahaan
berdasarkan perolehan laba atau pengurangan beban laba dalam periode
tertentu. Prestasi perusahaan dapat terlihat dari profitabilitas yang
diperoleh, sebab keuntungan menandakan telah berhasil dalam mengelola
maupun mengeksploitasi sumber daya ekonominya atau mampu
menurunkan biaya yang seharusnya dikorbankan. Selain itu, kinerja
keuangan perusahaan tidak sekedar hanya laba saja melainkan juga
penyusunan laporan keuangan yang mencerminkan dari capaian korporat
dalam periode tertentu. Penyusunan secara baik dan akurat mampu
menunjukkan pencapaian sebenarnya tanpa adanya praktek manipulasi
laporan keuangan yang sengaja dibuat dan dapat merugikan pihak-pihak
terkait.
Menurut Abdillah (2015), Kinerja keuangan perusahaan
memperlihatkan kondisi keuangan sesungguhnya secara baik atau buruk
yang berasal dari refleksi pengelola perusahaan. Perusahaan dikatakan
dalam keadaan baik apabila sumber daya telah dikelola secara efisien
untuk mendorong kinerjanya. Kinerja keuangan merupakan sebuah
keharusan bakal dicapai oleh masing-masing korporat dimanapun, sebab
informasi yang dikeluarkan setiap akhir periode mempunyai konsekuensi
pada aktivitas perusahaan berikutnya. Informasi masa lalu tersebut
berguna sebagai tolak ukur untuk memprediksi posisi keuangan dan
kinerja kedepan. Bank sebagai sebuah perusahaan wajib meningkatkan
atau mempertahankan kinerjanya agar kepercayaan masyarakat terhadap
bank yang bersangkutan tidak mengalami penurunan. Oleh karena itu,
bank harus berupaya menyajikan informasi laporan keuangan secara
transparan yang dituangkan melalui neraca, laba rugi, arus kas, perubahan
ekuitas, dan CALK. Selain itu, dapat juga mencantumkan penilaian kinerja
melalui berbagai macam variabel atau indikator menambah nilai positif
dan mempermudah pihak-pihak terkait menganalisa keuangan perusahaan
Comments
Post a Comment