Jenis – Jenis Laporan Keuangan
Laporan keuangan bagi perusahaan yang telah lama berdiri,
disajikan secara komparatif dengan tahun sebelumnya.Penyajian
laporan secara komparatif memberikan gambaran perusahaan saat ini
dan perkembanganya. Penjelasan mengenai laporan keuangan dapat
dilihat seperti dibawah ini :
a. Neraca
Adalah laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang
dan modal dari suatu perusahaan pada suatu saat tertentu.
Bentuk neraca beragam tergantung pada tujuan yang akan
dicapai. Menurut Greuning (2015:24) neraca adalah :
laporan neraca menyediakan informasi tentang posisi
keuangan suatu perusahaan. Neraca harus menyajikan
secara terpisah kategori dan klasifikasi utama aktiva
dan kewajiban.
b. Laporan Laba Rugi
Menurut Warren, Reeve dan Fees (2016:24) laporan laba
rugi adalah :
Laporan pendapatan dan beban selama periode waktu
tertentu.Laporan laba rugi juga melaporkan kelebihan
pendapatan terhadap beban-beban yang terjadi.
Menurut Horne dan Wachowicz (2015:193), laporan laba
rugi adalah :
Ringkasan dan pendapatan dan biaya perusahaan selama
periode tertentu, diakhiri dengan laba bersih atau rugi bersih
untuk periode tersebut.
Secara garis besar dapat dirumuskan yaitu laporan yang
menunjukkan pendapatan dan biaya yang terjadi dalam kegiatan
operasi perusahaan selama periode tertentu.
Secara umum bentuk laporan laba/rugi yang digunakan
adalah sebagai berikut:
1) Bentuk single step
Dengan menggabungkan semua penghasilan menjadi satu
kelompok dan semua biaya dalam satu kelompok, sehingga
untuk menghitung laba/rugi bersih hanya memerlukan satu
langkah yaitu mengurangkan total penghasilan terhadap
total biaya.
2) Bentuk multi step
Dilakukan pengelompokan yang lebih teliti sesuai dengan
prinsip yang digunakan secara umum
c. Laporan Arus Kas
Menurut Warren, Reeve dan Fees (2016:24) laporan arus
kas adalah suaru ikhtisar penerimaan kas dan pembayaran kas
selama periode waktu tertentu.
Menurut Wid, Subramanyam dan Halsey (2015:26) laporan
arus kas melaporkan arus kas masuk dan keluar bagi aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan perusahaan secara terpisah.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa laporan
arus kas menggambarkan perputaran uang (kas dan bank)
selama periode waktu tertentu yang terdiri atas kas atau untuk
kegiatan operasional, kas atau untuk kegiatan investasi dank as
atau untuk kegiatan pendanaan.
d. Laporan Perubahan Ekuitas
Menurut Greuning (2015:24), laporan perubahan ekuitas
menunjukkan informasi mengenai kenaikan atau penurunan
dalam aktiva atau kekayaan perusahaan.
Menurut Darsono dan Ashari (2014:24), laporan perubahan
ekuitas menjelaskan perubahan modal, laba ditahan, agio dan
disagio. Laporan ini menggambarkan saldo dab perubahan hak
si pemilik yang melekat pada perusahaan.
PSAK No.1 tahun 2014 menyebutkan bahwa perusahaan
harus menyajikan laporan perubahan ekuitas sebagai komponen
utama laporan keuangan, yang menunjukkan: (1) Laba atau rugi
bersih periode bersangkutan, (2) setiap pos pendapatan dan
beban, keuntungan dan kerugian beserta jumlahnya yang
berdasarkan PSAK yang terkait diakui secara langsunh dalam
ekuitas. (3) transaksi modal dengan pemilik dan distribusi
kepada pemilik. (4) saldo akumulasi laba atau rugi pada awal
dan akhir periode serta perubahanya. (5) rekonsiliasi antara nilai
tercatat dari masing-masing jenis modal saham, agio saham,dan
cadangan pada awal dan akhir periode yang mengungkapkan
secara terpisah setiap perubahan
Comments
Post a Comment