Pengertian Kinerja Keuangan
Kinerja keuangan dalam konteks dunia bisnis mengandung pemahaman yang sangat
luas. Memahami kinerja keuangan menurut Asosiasi Akuntansi Indonesia (2007) adalah
kemampuan perusahaan untuk mengelola dan mengendalikan sumber dayanya.
Kinerja keuangan adalah citra situasi keuangan perusahaan dalam periode tertentu
mengenai aspek penggalangan dana dan distribusi dana, yang umumnya diukur oleh
indikator kecukupan modal, likuiditas dan profitabilitas (Jumingan, 2006: 239). Kinerja
keuangan adalah citra keberhasilan keberhasilan perusahaan dapat ditafsirkan sebagai
hasil yang telah dilakukan pada berbagai kegiatan yang telah dilakukan.
dapat dijelaskan bahwa kinerja keuangan adalah analisis yang dilakukan untuk melihat
sejauh mana satu perusahaan telah dilakukan dengan benar dengan menggunakan aturan
implementasi keuangan dengan benar (Fahmi, 2012: 2).
Menurut Rudiantto (2013: 189), kinerja keuangan adalah hasil atau pencapaian yang
diperoleh oleh manajemen perusahaan dalam pelaksanaan fungsinya untuk secara
efektif mengelola aset perusahaan untuk periode tertentu. Kinerja keuangan diperlukan
oleh perusahaan untuk menemukan dan menilai bagaimana keberhasilan tingkat
keberhasilan perusahaan didasarkan pada kegiatan keuangan yang telah dilakukan.
Menurut Mulyadi (2007: 2) menggambarkan konsep kinerja keuangan adalah penentuan
berkala dari efisiensi operasional suatu organisasi dan karyawannya sesuai dengan
tujuan, standar dan kriteria yang ditentukan sebelumnya ". Pendapat serupa telah
diungkapkan oleh Sawir (2005 : 1) yang menetapkan bahwa kinerja keuangan adalah
suatu kondisi yang mencerminkan situasi keuangan perusahaan berdasarkan tujuan,
standar, dan kriteria yang ditetapkan. Menurut Wiratna (2017: 71) menetapkan bahwa
kinerja keuangan adalah hasil dari penilaian pekerjaan tersebut selesai, hasil pekerjaan
dibandingkan dengan kriteria yang telah ditentukan bersama. Setiap pekerjaan yang
selesai harus dilakukan secara berkala evaluasi / pengukuran. Menurut sejumlah
pemahaman kinerja keuangan di atas, kesimpulan sederhana dapat ditarik merupakan
pencapaian prestasi perusahaan pada suatu periode yang menggambarkan kondisi
kesehatan keuangan perusahaan dengan indikator kecukupan modal, likuiditas dan
profitabilitas
Comments
Post a Comment