Sunday, September 8, 2024

Persepsi

 


Membahas istilah persepsi akan dijumpai banyak batasan atau
definisi tentang persepsi yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain
oleh Rahmat (2011) mengemukakan bahwa persepsi adalah pengalaman
tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh
dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi
setiap individu dapat sangat berbeda walaupun yang diamati benar-
benar sama.
Irwanto (2008) persepsi adalah penafsiran suatu obyek, peristiwa
atau informasi yang dilandasi oleh pengalaman hidup seseorang yang
melakukan penafsiran itu. Dengan demikian dapat dikatakan juga
bahwa persepsi adalah hasil pikiran seseorang dari situasi tertentu.
Persepsi merupakan suatu proses yang didahului oleh proses
penginderaan yaitu merupakan proses diterimanya stimulus oleh
individu melalui alat indera. Namun proses itu tidak berhenti begitu saja
melainkan stimulus tersebut diteruskan dan proses selanjutnya
merupakan proses persepsi dan proses penginderaan merupakan proses
pendahulu dari proses persepsi (Walgito, 2007).
Stimulus yang diindera kemudian oleh individu diorganisasikan
dan diinterpretasikan sehingga individu menyadari mengerti tentang apa
yang diindera itu, dan proses ini disebut persepsi. Persepsi merupakan
proses yang integrated dalam diri individu terhadap stimulus yang
diterimanya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa persepsi
merupakan pengorganisasian, penginterpretasian terhadap stimulus
yang diinderanya sehingga merupakan sesuatu yang berarti, dan
merupakan respons yang integrated dalam diri individu (Walgito, 2007)
Walgito juga menyebutkan bahwa persepsi stimulus dapat datang
dari luar, tetapi juga dapat datang dari dalam individu sendiri. Namun
demikian sebagian besar stimulus datang dari luar individu yang
bersangkutan. Sekalipun persepsi dapat melalui bermacam-macam alat
indera tetapi sebagian besar persepsi melalui indera penglihatan.

No comments:

Post a Comment