Friday, November 22, 2019
Wisdom (Kebijaksanaan) (skripsi dan tesis)
Sebutan “wisdom‖ menurut Kramer (Seligman & Peterson, 2004) melibatkan luar biasa luas dan dalamnya pengetahuan seorang individu mengenai kondisi dan urusan manusia, dan bagaimana ia menerapkan pengetahuan tersebut. Wisdom adalah kekuatan kognitif yang memerlukan kemahiran dan penggunaan pengetahuan (Seligman & Peterson 2004). Wisdom memiliki lima karakter, yaitu kreatifitas, keingintahuan, keterbukaan pikiran, kecintaan belajar, dan perspektif.
a. Kreatifitas
Kreatifitas adalah kemampuan berfikir yang menghasilkan perilaku atau ide yang original (asli), indah, tidak biasa, dan adaptif. Untuk menjadi adaptif dan orisinalitas individu harus memberikan kontribusi positif bagi kehidupannya dan kehidupan orang lain. Orang-orang kreatif memiliki ciri khas tertentu, yaitu cenderung bersifat independen, nonkonformis, tidak konvensional, bahkan bohemian, dan biasanya memiliki ketertarikan yang luas, terbuka untuk pengalaman baru, dan perilaku yang memerlukan pemikiran dan tantangan, serta berani mengambil resiko.
b. Keingintahuan
Keingintahuan melibatkan keterlibatan aktif, pencarian, dan pengaturan seseorang terhadap pengalaman seseorang dalam menghadapi tantangan. Berdasarkan model perkembangan kognitif menyatakan bahwa keingintahuan meliputi adanya pengakuan dan ketertarikan terhadap hal-hal baru, ketidakpastian, dan tantangan yang dapat meningkatkan kemampuan pribadi dan interpersonal (Kashdan, Rose, & Fincham, dalam Seligman & Peterson, 2004). Hal ini meliputi proses timbal balik (a) mengalokasikan energi dan perhatian untuk mengenal hal-hal baru dan menantang (b) evaluasi kognitif dan eksplorasi perilaku dalam kegiatan yang menantang, (c) terlibat dalam kegiatan tersebut, dan (d) integrasi pengalaman rasa ingin tahu dengan asimilasi atau akomodasi.
c. Keterbukaan
Pikiran Keterbukaan pikiran adalah memikirkan sesuatu secara keseluruhan dan melihat dari berbagai sisi; tidak melompat dalam mengambil kesimpulan, dan mampu untuk merubah suatu pemikiran kedalam bukti yang nyata, dan menerima bukti tersebut dengan suka rela (Peterson & Seligman, 2004). d. Kecintaan Belajar Kecintaan Belajar menggambarkan cara di mana seseorang terlibat dengan informasi baru dan keterampilan umum dan perkembangan ketertarikan yang lebih baik antara individu dengan konten tertentu. Mereka biasanya mengalami perasaan positif dalam proses memperoleh keterampilan, memuaskan rasa ingin tahu mereka, membangun pengetahuan yang ada, dan mempelajari sesuatu yang benar-benar baru dengan kesenagan (Krapp & Fink, dalam Peterson & Seligman, 2004).
e. Perspektif
Perspektif merupakan sifat positif yang dimiliki oleh orang yang bijaksana (Assmann, dalam Peterson & Seligman, 2004). Perspektif diartikan sebagai sesuatu yang berbeda dengan inteligensi, menggambarkan tingkat yang lebih tinggi dari pengetahuan, penilaian, dan kemampuan untuk memberikan nasehat, mampu dan memahami makna hidup yang digunakan untuk kebaikan dan kesejahteraan bagi diri sendiri dan orang lain
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment