Tuesday, February 11, 2020

Pengaruh Intensitas Moral terhadap Intensi Whistleblowing (skripsi dan tesis)


 Jones (1991) mengidentifikasi bahwa intensitas moral yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan seseorang dan tingkat intensitas moral sangat bervariasi. Intensitas moral bersifat multidimensi dan tingkat komponen-komponen bagiannya merupakan karakteristik dari isu-isu moral. Sedangkan menurut Novius dan Arifin (2008), Intensitas Moral adalah sesuatu yang saling berkaitan dengan isuisu moral yang akan berpengaruh pada penilaian etika seseorang dan niat untuk seseorang dalam melakukan sesuatu. Seseorang akan mengidentifikasi ukuran pasti baik atau buruk dari suatu perilaku yang akan dilakukan termasuk untuk melakukan whistleblowing. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui apakah intensitas moral dapat mempengaruhi seseorang untuk melakukan whistleblowing. Zanaria (2013) menemukan bahwa intensitas moral dapat mempengaruhi seorang auditor untuk melakukan tindakan whistleblowing studi pada KAP di Indonesia. Selanjutnya, Sari dan Setiawati (2016) menemukan bahwa intensitas moral dapat mempengaruhi intensi whistleblowing. Kemudian Gandamihardja (2016) yang melakukan penelitian pada auditor internal di BUMN di Kota Bandung menemukan bahwa intensitas moral dapat mempengaruhi tindakan whistleblowing.

No comments:

Post a Comment