Berbicara tentang prosedur-prosedur akuntansi yang membentuk suatu
sistem, di dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari sistem pengendalian interen
(SPI), karena SPI ini berfungsi sebagai kontrol untuk memantau jalannya sistem
yang ada di perusahaan apakah sudah berjalan sesuai yang diharapkan serta untuk
menjamin bahwa kegiatan operasional berjalan efektif dan tidak ada penyelewengan
atau penyimpangan. The COSO report mendefinisikan internal control berikut ini
(Kell, 2001: 325) “Internal control is a process, effected by an entity’s board of
directors, management, and other personnel, designed to provide reasonable
regarding the achievement of objectives in the following categories: reliability of
financial reporting, compliance with applicable laws and regulations and
effectiveness and efficiency of operations”.
Abdul Halim memberikan pemahaman bahwa SPI adalah serangkaian proses
yang dijalankan entitas, proses tersebut merupakan rangkaian kebijakan dan
prosedur yang sistematis, dengan tujuan untuk menjaga keandalan pelaporan
keuangan entitas, menjaga efektivitas dan efisiensi operasi dan menjaga kepatuhan
hukum dan peraturan yang berlaku (Abdul Halim, 2003, 197).
Dengan demikian suatu Sistem Pengendalian Interen (SPI) merupakan suatu
sistem yang digunakan oleh suatu entitas untuk menjamin bahwa pelaksanaan
operasional perusahaan berjalan sesuai tujuan, menjaga agar laporan keuangan
dapat diandalkan, untuk itu SPI sebaiknya diterapkan dalam perusahaan, karena
dengan SPI yang bagus maka diharapkan segala bentuk penyelewengan dan kecurangan dapat diminimalkan. Apabila SPI suatu perusahaan kuat maka apabila
dilakukan pemeriksaan atau audit dalam perusahaan tersebut maka skope audit
dapat dipersempit karena segala dokumen dan catatan yang mendukung
pemeriksaan dapat tersedia serta penyimpangan minim terjadi. Tetapi berhasil
tidaknya SPI tersebut sangat didukung oleh kerjasama dari pihak-pihak yang terkait
diantaranya, pihak manajemen selaku yang bertanggung jawab, dan juga pelaksana,
dalam hal ini karyawan perusahaan, hal ini juga didukung oleh sumber daya
manusia yang kompeten dalam perusahaan tersebut.
No comments:
Post a Comment