Anomali pasar merupakan penyimpangan dari konsep pasar efisien. Hal
ini adalah kejadian atau peristiwa dimana adanya peluang investor untuk
memperoleh abnormal return. Terdapat beberapa penelitian yang hasil dari
penelitian tersebut adanya suatu ketidakberaturan yang terdapat di pasar modal,
yang disebut sebagai market anomalies.Market anomalies adalah kenyataan yang
berbeda atau lawan dari konsep pasar modal yang efisien (Jones, 1998). Dalam
anomali pasar terdapat peristiwa (event) dimana investor dapat mengambil
manfaat untuk mendapatkan abnormal return.Artinya, seorang investor
mendapatkan abnormal return dengan adanyasuatu peristiwa tertentu.Ada dua
macam anomali dalam pasar keuangan (Damodaran, 1996), yaitu:
1. Anomali – anomali berdasarkan karakteristik perusahaan :
a. The Small Firm Effect
Return perusahaan yang tidak termasuk perusahan besar,
cenderung lebih besar walaupun sudah disesuaikan dengan risiko.
b. Price / Earning Ratios
Saham dengan P/E ratio rendah cenderung memiliki return lebih
tinggi.
c. Price / Book Value Ratios
Jika rasionya rendah cenderung berkinerja lebih baik.
2. Temporal Anomalies
a. January Effect
Harga sekuritas cenderung naik di bulan Januari, khususnya dihari
– hari pertama.
b. Weekend Effect
Harga sekuritas cenderung naik hari Jumat dan turun hari Senin.
Pompian (2006) membagi anomali pasar menjadi 3 tipe yaitu :
1. Fundamental Anomalies
Kondisi penyimpangan pada saham yang memiliki kinerja yang baik
berdasarkan penilaian secara fundamental. Fundamental anomalies dapat
berupa Low P/E, Low P/S, Low P/B, High Dividend Yield
2. Technical Anomalies
Kondisi penyimpangan pada pasar yang efisien karena dengan
menggunakan analisis teknikal mampu mendapatkan keuntungan dari
pasar yang dianggap efisien.
3. Calender Anomalies
Kondisi penyimpangan dimana return saham tinggi pada periode – periode
tertentu berdasar penunjuk waktu dalam kalender. Yang termasuk
calender anomalies adalah Day of the week effect, January effect, dll
No comments:
Post a Comment