Wednesday, January 4, 2023

Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Pendekatan Balanced Scored (skripsi, tesis, dan disertasi)

 Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat telah merubah pola

persaingan perusahaan dari industrial competition menjadi information
competition, dimana telah mengubah acuan yang dipakai untuk mengukur kinerja
suatu perusahaan. Alat ukur kinerja tradisional yang memfokuskan pada
pengukuran keuangan tentunya harus bergeser menyesuaikan dengan tuntutan agar
memberikan arah yang lebih baik bagi perusahaan Hanya dengan menggunakan
ukuran keuangan saja, belum dapat menggambarkan kinerja suatu perusahaan
secara keseluruhan.
BSC merupakan suatu alat pengukuran kinerja perusahaan yang
mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan baik keuangan maupun non
keuangan dengan mempertimbangkan empat aspek yang berkaitan dengan
perusahaan, antara lain: aspek keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan
pembelajaran dan pertumbuhan.
BSC terdiri dari dua kata yaitu balanced dan scorecard. Scorecard
artinya kartu skor, maksudnya adalah kartu skor yang akan digunakan untuk
merencanakan skor yang diwujudkan di masa yang akan datang, sedangkan
balanced artinya berimbang, maksudnya adalah untuk mengukur kinerja
seseorang diukur secara berimbang dari dua perspektif yaitu keuangan dan non
keuangan, jangka pendek dan jangka panjang, intern dan ekstern (Mulyadi, 2007).
Kata “balanced” disini menekankan keseimbangan antara beberapa faktor, yaitu:
1) Keseimbangan antara pengukuran eksternal bagi stakeholders’ dan konsumen
dengan pengukuran internal bagi proses internal bisnis, inovasi, dan proses
belajar dan tumbuh.
2) Keseimbangan antara pengukuran hasil dari usaha masa lalu dengan
pengukuran yang mendorong kinerja masa mendatang.
3) Keseimbangan antara unsur objektivitas, yaitu pengukuran berupa hasil
kuantitatif yang diperoleh secara mudah dengan unsur subjektivitas, yaitu
pengukuran pemicu kinerja yang membutuhkan pertimbangan

No comments:

Post a Comment