Saturday, March 18, 2023

Integrated Reporting sebagai pemediasi dengan Komite Audit dan Asimetri Informasi

 


Laporan keuangan merupakan media yang digunakan untuk mengukur
kinerja suatu perusahaan yang diharapkan dapat menyediakan informasi
bermanfaat bagi pihak berkepentingan dengan mengevaluasi keberhasilan
perusahaan dan dalam hal ini integrated reporting menekankan pentingnya suatu
transparansi di dalam pelaporan kinerja perusahaan (Ramadani, 2017).
Penelitian yang dilakukan Chariri dan Januarti (2017) memberikan hasil
penelitian bahwa komite audit berpengaruh positif terhadap integrated reporting.
Begitu pula dengan penelitian yang dilakukan oleh Fiarti (2016) dan Ahmad (2017)
memberikan hasil penelitian bahwa komite audit berpengaruh terhadap integrated
reporting. Penelitian yang dilakukan Ramadani (2017) dan Khairina (2017)
memberikan hasil penelitian bahwa integrated reporting berpengaruh terhadap
asimetri informasi.
Integrated reporting dalam hal ini berperan dalam memediasi komite audit
dengan asimetri informasi karena integrated reporting merupakan pelaporan
keuangan yang mengutamakan transparansi dalam pelaporan kinerja perusahaan,
yang juga diyakini mampu menyajikan laporan keuangan maupun non keuangan
lebih transparan, efektif, dan terintegrasi. Hal tersebut merupakan suatu
karakteristik yang digunakan untuk mengurangi asimetri informasi, yaitu dengan
cara manajemen perusahaan harus menyajikan laporan keuangan dengan sejujurnya
atau transparan mungking kepada para pemilik modal atau investor, karena dengan
begitu investor akan percaya kepada perusahaan dan merasa hak nya telah
terpenuhi. Dalam hal ini komite audit berperan mengawasi manajemen perusahaan
dalam proses penyusunan laporan kinerja perusahaan, dan dengan menerapkan
integrated reporting akan menghasilakan laporan perusahaan yang efektif,
transparan serta terintegrasi, yang akan berguna dalam mengurangi asimetri
informasi.
Penelitian yang dilakukan oleh Pratiwi, et al. (2015) memberikan hasil
penelitian bahwa corporate governance tidak terbukti berpengaruh negatif terhadap
asimetri informasi pada perusahaan yang memiliki skor dari ASEAN corporate
governance scorecard tahun 2010, sedangkan penelitian yang dilakukan oleh
Gantyowati dan Nugroho (2009) memberikan hasil bahwa komite audit independen
tidak berpengaruh dan tidak memiliki kolerasi terhadap penurunan asimetri
informasi di sekitar pengumuman laba. Dengan ketidaksignifikanan hasil yang
dilakukan beberapa peneliti tersebut maka penelitian ini menggunakan integrated
reporting sebagai variabel pemediasi untuk menguji apakah komite audit
berpengaruh dalam mengurangi asimetri informasi.  

No comments:

Post a Comment