Dua metode yang lazim digunakan untuk mengukur kinerja adalah analisis rasio parsial dan analisis regresi berganda. Kedua metode tersebut memiliki keterbatasan untuk dapat digunakan secara efektif dalam kondisi terdapat multi input dan multi output yang digunakan dan dihasilkan oleh suatu unit Kegiatan Ekonomi. Pada analisis rasio untuk mengukur kinerja suatu unit kegiatan ekonomi (UKE) yang memiliki beberapa input dan beberapa output (multi-input multi output) akan kesulitan dalam menentukan UKE yang paling efisien karena peringkat efisiensi ada pada setiap variabel. Analisis regresi berganda memberikan hasil yang cukup memadai karena menghasilkan ukuran efisiensi untuk setiap UKE. Namun angka efisiensi tersebut relatif terhadap kinerja rata-rata, bukan terhadap kemungkinan kinerja yang terbaik. Selain hal tersebut, analisis regresi mensyaratkan penggabungan 2 atau lebih output menjadi satu meskipun tidak setiap output dapat digabungkan menjadi satu karena perbedaan sifat.
Data Envelopment Analisis (DEA) dapat mengatasi keterbatasan yang ada pada analisis rasio parsial dan regresi berganda dalam pengukuran efisiensi suatu unit kegiatan ekonomi (UKE) yang menggunakan beberapa input dan menghasilkan beberapa output (multi-input multi-output). Efisiensi relatif suatu UKE adalah efisiensi UKE dibandingkan dengan UKE lain dalam sampel (sekelompok UKE yang saling diperbandingkan) yang menggunakan jenis input dan output yang sejenis. DEA untuk suatu UKE dapat diformulasikan sebagai programasi linier fraksional, yang solusinya dapat diperoleh jika model tersebut ditransformaikan ke dalam program linier dengan bobot dari input dan output UKE tersebut sebagai variabel keputusan (decision variables). Metode simpleks dapat digunakan untuk menyelesaikan model yang sudah ditransformasikan ke dalam program linier. Beberapa paket software komputer dapat digunakan untuk keperluan tersebut, antara lain QSB, CMOM,LINDO dan Warwick. DEA yang lengkap memerlukan penyelesaian program linier bagi setiap UKE. Hasilnya adalah seperangkat bobot untuk suatu UKE dan angka efisiensi relatifnya (Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi,1999 hal. 2 – 7 ).
No comments:
Post a Comment