Friday, September 6, 2024

Daya Saing

 


Daya saing adalah kemampuan suatu organisasi dalam memberikan
kapabilitasnya untuk mencapai tujuan tertentu. Daya saing merupakan
gambaran bagaimana suatu bangsa termasuk perusahaan-perusahaan
dan sumber daya manusianya mengendalikan kekuatan kompetensi yang
dimilikinya secara terpadu guna mencapai kesejahteraan dan keuntungan
(Zuhal, 2010). Untuk menghadapi persaingan pasar, setiap usaha harus
meningkatkan daya saingnya, baik melalui keunggulan biaya maupun
keunggulan produk, dalam bentuk mencapai tujuan perusahaan, yaitu
memperoleh keuntungan (Porter, 2007).
Michael Porter mengembangkan model Lima Kekuatan Porter.
Model ini merupakan sebuah kerangka kerja yang digunakan untuk
menganalisis lingkungan kompetitif perusahaan dan dampaknya terhadap
pemasaran produk dan posisi kompetitif. Model ini mengidentifikasi lima
kekuatan utama sebagai indikator penentu kekuatan bersaing suatu
perusahaan. Lima Kekuatan Porter tersebut, yaitu:
a. Pemasok/Kekuatan daya tawar pemasok
Kekuatan ini menganalisis kekuatan tawar-menawar pemasok
dalam industri. Kekuatan ini mempertimbangkan faktor-faktor
seperti ketersediaan pemasok alternatif, keunikan produk atau
layanan pemasok, dan pentingnya pemasok bagi industri.
b. Pembeli/Kekuatan daya tawar pembeli
Kekuatan ini mengkaji kekuatan tawar-menawar pelanggan
dalam industri. Kekuatan ini mempertimbangkan faktor-faktor
seperti jumlah pelanggan, sensitivitas harga, dan kemampuan
mereka untuk beralih ke produk atau layanan alternatif.
c. Persaingan diantara perusahaan yang ada
Kekuatan ini memeriksa intensitas persaingan di antara
perusahaan yang ada di industri. Model ini mempertimbangkan
faktor-faktor seperti pangsa pasar, strategi penetapan harga, dan
diferensiasi produk.
d. Pesaing baru/Ancaman pesaing baru
Kekuatan ini menilai kemudahan atau kesulitan bagi perusahaan
baru untuk memasuki industri. Hal ini memperhitungkan
hambatan untuk masuk, seperti persyaratan modal yang tinggi
atau loyalitas merek yang kuat dari perusahaan yang sudah ada.
e. Produk pengganti/Ancaman produk pengganti
Kekuatan ini mengevaluasi kemungkinan pelanggan beralih ke
produk atau layanan pengganti. Hal ini mempertimbangkan
faktor-faktor seperti ketersediaan alternatif, kinerja harga, dan
kinerja produk.

No comments:

Post a Comment