Saturday, August 24, 2024

Supply Chain Management

 Istilah manajemen rantai pasokan pertama kali dikemukakan oleh Oliver

dan Weber pada tahun 1982. Jika rantai pasokan (supply chain) adalah jaringan
fisiknya, yakni perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku,
memproduksi barang, maupun mengirimkannya kepemakai akhir (Anggraeni,
2009). Menurut Cahyadi dan Sekarsari (2012) manajemen rantai pasok adalah
suatu sistem tempat organisasi menyalurkan barang produksi dan jasanya kepada
parapelanggannya. Rantai ini juga merupakan jaringan atau jejaring dari berbagai
organisasi yang saling berhubungan yang mempunyai tujuan yang sama, yaitu
sebaik mungkin menyelenggarakan pengadaan atau penyaluran barang tersebut.
Putri (2012) menambahkan Supply Chain Management (SCM) adalah sebuah
pendekatan untuk integrasi yang effisien antara pemasok (Supplier), pabrik
(manufactur), pusat distribusi, wholesaler, pengecer (retailer) dan konsumen
akhir, dimana produk diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah yang benar
atau tepat, lokasi yang tepat dan waktu yang tepat dalam rangka meminimalkan
sistem biaya dan meningkatkan tingkat kepuasan pelayanan.

No comments:

Post a Comment