Hubungan antar variabel kepuasan kerja terhadap variabel
kinerja dapat dikatakan apabila adanya kondisi dimana karyawan
melibatkan dirinya lebih dalam terhadap pekerjaan, tingkat kehadiran
yang tinggi dan adanya rasa dan sikap emosional yang menyenangkan
dan mencintai pekerjaanya secara tidak langsung akan menaikan
kinerjanya. Kepuasan kerja menceminkan perasaan seorang karyawan
terhadap pekerjaan yang dihadapainya . Seorang karyawan yang
mendapatkan kepuasan dalam pekerjaanya biasanya tingkat
kehadiranya tinggi dan mempunyai prestasi yang baik dalam bekerja.
Karyawan yang merasa puas terhadap pekerjaanya cenderung lebih
terlibat dalam pekerjaan yang dapat meningkatkan kinerjanya.
Semakin tinggi tingkat kepuasan kerja seseorang maka akan
semakin maksimal kinerja yang diberikanya. Dengan adanya perasaan
positif dan rasa cinta terhadap pekerjaanya akan membuat setiap tugas
yang diberikan dianggap sebagai sebuah tantangan yang dapat
mengasah kemampuan dan keahlianya bukan dianggap sebagai sebuah
beban atau tuntutan yang memberatkanya.
Kepuasan kerja merupakan faktor utama yang dapat mendorong
tingginya tingkat kinerja karyawan, jika terjadi ketidakpuasan pada
karyawan maka akan menyebabkan kinerja dan prestasi kerja menurun.
Hasil dari penelitian Kurniawan & Prasilowati (2019) yang
menganalisis tentang Pengaruh Beban, Motivasi Dan Kepuasan Kerja
Terhadap Kinerja Pegawai Pelayanan Pajak Pratama Cileungsi
mengatakan bahwa kepuasan kerrja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawa.
No comments:
Post a Comment