Hubungan antar variabel stres kerja terhadap variabel kinerja
dapat dikatakan apabila adanya suatu keadaan dimana seorangkaryawan merasakan ketegangan dan kecemasan yang diakibatkan dari
adanya beban kerja berlebih dan tuntutan untuk menyelesaikan
pekerjaan dengan waktu yang telah di tetapkan secara tidak langsung
akan menurunkan kepuasan kerjanya. Karyawan yang mengalami stres
kerja yang tinggi cenderung akan menganggap pekerjaanya sebagai
sebuah hambatan. Perasaan senang ataupun positif terhadap
pekerjaanpun akan hilang. Kepuasan kerja seseorang merupakan hal
yang sifatnya tidak bisa di sama ratakan antar karyawan satu dengan
yang lainya. Namun jika stres kerja yang dialami karyawan mampu
mengubah stigma pandangan positif dan rasa senangnya terhadap
pekerjaan dan berubah menjadi hal yang buruk karena diakibatkan dari
adanya beban dan tuntutan pekerjaan yang berlebih maka dapat di
katakan tingginya tingkat stres kerja dapat menurunkan kepuasan kerja
seseorang.
No comments:
Post a Comment