Sunday, September 8, 2024

Jenis-jenis Lingkungan Kerja

 

  1. Lingkungan Kerja Fisik
    Menurut Sedarmayanti (2011: 144), lingkungan kerja fisik adalah semua
    keadaan berbentuk fisik yang terdapat di sekitar tempat kerja yang dapat
    mempengaruhi karyawan baik secara langsung maupun secara tidak tidak langsung.
    Lingkungan kerja fisik dapat dibagi dalam dua kategori, yakni :
    Lingkungan yang secara langsung berhubungan dengan karyawan (seperti:
    pusat kerja, kursi, meja, dan sebagainya).
    Lingkungan perantara atau lingkungan umum dapat juga disebut lingkungan
    kerja yang mempengaruhi kondisi manusia, misalnya: temperatur, kelembaban,
    sirkulasi udara, pencahayaan, kebisingan, getaran mekanis, bau tidak sedap, warna, dan
    lain-lain.
  2. Lingkungan Kerja Non-fisik
    Menurut Sedarmayanti (2009 : 21) menyatakan bahwa lingkungan kerja non
    fisik adalah semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja, baik
    dengan atasan maupun dengan sesama rekan kerja ataupun hubungan dengan bawahan.
    Lingkungan kerja non fisik ini merupakan lingkungan kerja yang tidak bisa diabaikan.
    Perusahaan hendaknya dapat mencerminkan kondisi yang mendukung kerja sama
    antara tingkat atasan, bawahan maupun yang memiliki status jabatan yang sama di
    perusahaan. Kondisi yang hendaknya diciptakan adalah suasana kekeluaragaan,
    komunikasi yang baik dan pengendalian diri.

No comments:

Post a Comment