Sunday, September 8, 2024

Kinerja Karyawan

 


Pada dasarnya, setiap organisasi memiliki visi dan misi yang ingin dicapai.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kinerja karyawan, salah satunya
adalah tingkat beban kerja, keamanan kerja, dan shift kerja yang diberlakukan oleh
perusahaan untuk mengendalikan perilaku karyawan agar tetap berorientasi kepada
tujuan perusahaan. Kinerja memiliki makna yang luas tidak hanya merupakan hasil
dari kerja karyawan saja, tetapi juga proses kerja karyawan yang berlangsung di
tempat kerja. Setiap perusahaan ingin mendapatkan kinerja karyawan yang baik
dalam setiap bidang masing-masing. Kinerja karyawan yang diharapkan dapat
memberikan hasil pekerjaan yang baik serta jumlah pekerjaan yang sesuai dengan
standar yang ditentukan oleh perusahaan.
Keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya
manusia yang ada di dalamnya. Seiring dengan persaingan bisnis yang semakin
kompetitif sebagai akibat dari perubahan era globalisasi ini maka setiap organisasi
membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kinerja yang
tinggi. Menurut Sumardjo & Priansa (2018) kinerja adalah perilaku yang nyata
yang ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh pegawai
sesuai dengan perannya dalam organisasi. Kinerja pegawai adalah hasil kerja secara
kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan
tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Sugianti,
2017). Menurut Mangkunegara (2016) kinerja karyawan merupakan hasil kerja
seseorang secara kualitas maupun secara kuantitas yang telah dicapai oleh
karyawan dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan
perusahaan. Ketika kinerja karyawan di organisasi tinggi, maka semakin efektif
pula tujuan organisasi dapat tercapai.

No comments:

Post a Comment