Septianti (2016) menyatakan bahwa lingkungan kerja non fisik adalah
semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja,
baik hubungan dengan atasan maupun hubungan sesama rekan kerja,
ataupun hubungan dengan bawahan.
Muhrawen (2017) menyatakan bahwa lingkungan kerja non fisik
disebut juga lingkungan kerja psikis, yaitu keadaan di sekitar tempat
kerja yang bersifat non fisik. Lingkungan kerja semacam ini tidak dapat
ditangkap secara langsung dengan pancaindera manusia, namun dapat
dirasakan keberadaannya. Jadi, lingkungan kerja non fisik merupakan
lingkungan kerja yang hanya dapat dirasakan oleh perasaan
Indrawan (2018) menyatakan bahwa lingkungan kerja non fisik adalah
cerminan dari suasana kerja yang terjadi pada suatu organisasi. suasana
kerja yang nyaman dan kondusif akan mampu membuat seseorang lebih
berkonsentrasi dalam melaksanakan tugas-tugasnya, semakin kondusif
suasana kerja seseorang, makin besar pula peluangnya untuk mencari
hal-hal baru yang dapat lebih meringankan.
Teori lingkungan kerja non fisik yang paling sesuai dengan dengan
keadaan perusahaan adalaha teori dari Septianti (2016)
No comments:
Post a Comment