Menurut
Dessler (2005:72) kompensasi mempunyai tiga komponen sebagai berikut :
a.
Pembayaran uang secara langsung (direct financial payment) dalam bentuk gaji, dan intensif atau komisi.
Pada perusahaan asuransi umumnya komisi didapatkan jika pegawai pemasaran mampu
mendapatkan pemegang polis asuransi yang baru.
b.
Pembayaran tidak langsung (indirect
payment) dalam bentuk tunjangan dan asuransi.
c.
Ganjaran non finansial (non
financial rewards) seperti jam kerja yang luwes dan kantor yang bergengsi.
Menurut
Mondy dan Noe (2005:374), kompensasi dapat dibedakan atas kompensasi finansial
dan kompensasi non finansial. Kompensasi finansial terdiri dari kompensasi finansial langsung dan tidak
langsung. Kompensasi non finansial terdiri dari interpersonal reward dan personal growth reward.
a.
Kompensasi finansial :
1)
Kompensasi finansial langsung (direct financial compentation) terdiri dari pembayaran yang
diterima oleh seseorang pegawai dalam bentuk gaji, upah, bonus, dan komisi.
2)
Kompensasi finansial tidak langsung (Indirect financial compentation), yang disebut juga dengan
tunjangan meliputi semua imbalan finansial yang tidak termasuk dalam kompensasi
langsung antara lain berupa program asuransi jiwa dan kesehatan, bantuan
sosial, benefit antara lain: jaminan pensiun, jaminan sosial tenaga kerja,
bantuan pendidikan, dan bantuan natura, ketidakhadiran yang dibayar seperti
cuti. Hari libur atau vacation, cuti sakit dan lain-lain.
b.
Kompensasi non finansial (non financial compentation) terdiri dari
interpersonal reward dan personal growth reward.
Interpersonal
reward terdiri dari hubungan interpersonal dengan sesama,
status sosial dalam organisasi dan komitmen pada organisasi. Sedangkan personal growth reward meliputi variasi
pekerjaan, pengembangan diri dan partisipasi dalam pengambilan keputusan
No comments:
Post a Comment