Memodifikasi pembelajaran adalah
sangat penting agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Modifikasi
dibutuhkan apabila, kondisi pembelajaran ini dapat dilakukan pada berbagai
aspek tergantung tingkat kesulitan dari gerakan ketrampilan yang dipelajari.
Rusli Lutan & Adang Suherman (2000: 69) menyatakan bahwa, “Modifikasi
permainan berarti guru atau pelatih dapat mengurangi atau menambah tingkat
kompleksitas dan kesulitan tugas ajar dengan memodifikasi permainan yang
digunakan untuk melakukan skill itu”. Pendapat lain dikemukakan Yoyo Bahagia
& Adang Suherman (1999/2000:1) bahwa, “Esensi modifikasi adalah menganalisa
sekaligus mengembangkan materi pelajaran atau latihan dengan cara meruntunkan
dalam proses aktivitas belajar atau berlatih yang potensial dapat memperlancar
siswa dalam latihannya. Cara ini dimaksudkan untuk menuntun, mengarahkan dan
membelajarkan siswa dari yang tadinya tidak bisa menjadi bisa dari tingkatnya
yang tadinya rendah menjadi lebih tinggi”.
Berdasarkan dua pendapat di atas
dapat disimpulkan bahwa modifikasi merupakan usaha atau cara yang dilakukan
oleh seorang guru. Jika keterampilan yang dipelajari sulit atau rumit, maka
pembelajaran dapat mengurangi atau menyederhanakan ketrampilan yang dipelajari
terutama untuk pemula.
No comments:
Post a Comment