Olahraga merupakan berbagai macam
kegiatan atau usaha untuk mendorong, membangkitkan, mengembangkan dan membina kekuatan
jasmani maupun rohani pada setiap orang. Lebih luas lagi olahraga dianggap
sebagai salah satu alat dalam usaha meningkatkan kesanggupan bangsa guna
menanggulangi kewajibannya yang semakin lama semakin meningkat sesuai dengan
perkembangan jaman.
Atletik adalah gabungan dari beberapa
jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari,
lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani “athlon” yang berarti
kontes, Munasifah (2008 : 9). Nomor olahraga atletik adalah induk dari semua
cabang olahraga dan yang paling tua. Dalam nomor atletik terdapat bermacam
latihan fisik yang lengkap dan menyeluruh. Latihan fisik tersebut diharapkan
akan memberikan kepuasan karena dengan melakukan berbagai kegiatan dalam
olahraga atletik maka dorongan naluri seseorang untuk bergerak dapat terpenuhi.
Atletik memegang peranan penting dalam
pendidikan dan pengembangan kondisi fisik individu pelaku olahraga. Atletik
juga menjadi dasar pokok untuk pengembangan dan peningkatan prestasi yang
optimal bagi cabang olahraga lainnya. Sesuai dengan penjelasan dan tujuan dalam
melakukan olahraga tersebut di atas, maka di sekolah mempunyai seperangkat
kurikulum yang menjabarkan kegiatan olahraga pendidikan jasmani. Di dalam
Kurikulum SD pengertian pendidikan jasmani dan kesehatan adalah mata pelajaran
yang merupakan bagian pendidikan keseluruhan yang proses pembelajarannya
mengutamakan aktifitas jasmani dan kebiasaan hidup sehat menuju pada
pertumbuhan dan pengembangan jasmani, mental, sosial dan emosional yang selaras,
serasi seimbang. Salah satu cabang olahraga nomor atletik yang juga menjadi
muatan materi pendidikan di sekolah adalah nomor lari, terutama dalam materi
pembelajaran Penjas di sekolah dasar.
Kurikulum Pendidikan Jasmani Dan
Kesehatan untuk SD meliputi kegiatan pokok dan kegiatan pilihan. Kegiatan pokok
terdiri atas atletik, senam, permainan dan pendidikan kesehatan. Sedang
kegiatan pilihan disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat, seperti
renang, pencak silat, bulu tangkis, tenis meja dan sepak bola. Kegiatan dalam
atletik yang termasuk dalam materi kurikulum adalah nomor lari, dimana di
dalamnya terdapat materi tentang gerak dasar lari itu sendiri.
No comments:
Post a Comment