Perusahaan
memilih segmentasi di dasarkan pada kenyataan bahwa sumber daya yang dimiliki
terbatas sehingga perusahaan membutuhkan untuk mengkosentrasikan untuk melayani
pasar khusus atau kelompok pelanggan tertentu. Dengan menetapkan segmentasi
maka perusahaan dapat menentukan strategi dan program pemasaran yang lebih
terarah pada sasarannya. Diantaranya hal ini dapat ditunjukkan dengan upaya
yang dapat dilakukan perusahaan dapat mengalokasikan budgetnya dengan lebih
tepat terhadap segmen yang dipilih. Dalam hal lain, perusahaan dapat meningkatkan
perbaikan pelayanan dan menutup kesenjangan produk. Dengan demikian perusahaan
dapat meningkatkan competitive advantages terhadap saingan-saingannya melalui
diferensiasi produk.
Persiapan
perusahaan dalam mengembangkan segmentasi adalah memperhitungkan sasaran pasar
yang akan menjadi dasar pengklasifikasian segmentasi itu sendiri, diantaranya
adalah:
1) Pertumbuhan
segmen
Segmen pasar yang
tersedia kemungkinan dapat berupah. Artinya, segmen pasar yang saat ini
dianggap kecil, kemungkinan pada masa yang akan datang dapat tumbuh menjadi
segmen pasar yang lebih besar dan potensial. Karenanya, perusahaan perlu
mempertimbangkan segmen pasar kecil yang potensial dan dapat menghasilkan
keuntungan bagi perusahaan.
2) Posisi
persaingan
erusahaan harus mampu
memilih segmen pasar yang potensial yang dapat mendatangkan keuntungan bagi
perusahaan dan memiliki jumlah pesaing yang sedikit. Dengan jumlah pesaing yang
relatif kecil, maka kondisi ini cenderung menguntungkan posisi perusahaan dalam
mendapatkan laba.
3) Biaya untuk mencapai segmen
Biaya untuk mencapai
segmen pasar yang hendak ditargetkan juga harus dipertimbangkan. Sebaiknya,
segmen pasar yang tidak cocok dengan kegiatan pemasaran jangan dipilih,
sehingga biaya pemasaran yang dikeluarkan perusahaan tidak sia-sia.
4) Kesesuian
tujuan dengan kemampuan perusahaan
Segmen pasar yang telah
dipilih dan ditetapkan pemasar hendaknya dilaksanakan dengan sungguh -sungguh.
Artinya, sebaiknya perusahaan tidak mencoba segmen pasar lain yang belum
direncanakan dan belum dipilih oleh pemasar. Hal ini akan membuat resiko
terjadinya kerugian akibat kesalahan pemilihan segmen pasar dapat berkurang.
No comments:
Post a Comment