Wednesday, November 13, 2019

Pengertian Organizational Citizenship Behavior (OCB) (skripsi dan tesis)


Organizational Citizenship Behavior dalam konteks teori Organ (2006) dalam Sani (2013) muncul sebagai sistem kerjasama dan kesediaan orang untuk berkontribusi dan melakukan beberapa upaya dalam sistem koperasi dan menjadi syarat mutlak dalam perusahaan. Colquitt, LePine, dan Wesson (2012) menjelaskan bahwa OCB adalah kategori kedua dari presati kerja. OCB didefinisikan sebagai kegiatan sukarela yang dilakukan karyawan yang mungkin dan tidak mungkin dihargai oleh organisasi dan kegiatan ini memberikan kontribus terhadap organisasi dengan meningkatkan kualitas kinerja.
Menurut Greenberg & Baron (2008) Organizational Citizenship Behavior dapat diarahkan baik pada individu (OCB-I) dan di perusahaan (OCB-O). OCB-I adalah berperilaku organizational citizenship yang diarahkan kepada individu lain di tempat kerja. Beberapa contoh adalah melakukan kebaikan untuk seseorang, membantu rekan kerja dengan masalah pribadi, membawa makanan dan berbagi dengan orang lain, mengumpulkan uang untuk rekan kerja yang sakit atau pemakaman, mengirim ucapan selamat ulang tahun kepada sesama pekerja di kantor. OCB-O adalah berperilaku organizational citizenship yang diarahkan pada perusahaan itu sendiri.Contoh nya berbicara tentang kebaikan perusahaan kepada orang luar, menerima ide-ide baru, toleran terhadap ketidaknyamanan sementara tanpa mengeluh, memberikan ide untuk meningkatkan fungsi perusahaan, mengekspresikan loyalitas terhadap perusahaan.
Maka, dapat disimpulkan bahwa Organizational Citizenship Behavior adalah sebuah perilaku di mana seseorang mau melakukan sesuatu di luar apa yang sudah dideskripsikan oleh pekerjaannya, dan tidak memiliki penghargaan (reward) untuk itu. Sebagai contoh OCB, jika ada seorang pekerja yang bersedia membantu bosnya atau teman kerjanya untuk melakukan pekerjaan yang tidak ada dalam kontrak kerjanya, maka orang tersebut dikatakan memiliki OCB yang baik.

No comments:

Post a Comment