Inti dari knowledge management yaitu knowledge sharing, karena dengan adanya
knowledge sharing maka akan terjadi peningkatan value dari knowledge yang dimiliki oleh
suatu perusahaan (Tobing, 2007).
Menurut Vanden dan Ridder (2004) menjelaskan bahwa knowledge sharing
merupakan suatu proses dimana setiap individu saling bertukar pengetahuan mereka (Tacit
Knowledge dan Eksplicit knowledge). Definisi tersebut mengimplikasikan bahwa setiap
perilaku knowledge sharing terdiri atas bringing (knowledge donating) dan getting
(knowledge collecting). Knowledge donating merupakan perilaku mengkomunikasikan
tentang modal intelektual (intellectual capital) yang telah dimiliki seseorang kepada
lainnya sedangkan knowledge collecting merupakan perilaku individu untuk berkonsultasi
dengan individu lainnya tentang modal intelektual yang telah dimiliki. Dalam hal ini,
kedua perilaku memiliki sifat yang berbeda dan juga dapat memberikan pengaruh yang
berbeda.
Knowledge sharing merupakan suatu proses terjadinya pertukaran pegetahuan antar
individu. Dalam hal ini, menurut (Rasula et al., 2012) knowledge manajemen merupakan
suatu organisasi yang telah didukung oleh tiga unsur utama yaitu people, process, dan
tecnology. Dimana unsur people lebih memfokuskan diri terhadap motivasi, kemampuan
individu, sampai pada pengembangan suatu budaya dan lingkungan yang aman, efisien,
menyenangkan dan efektif dalam knowledge sharing. Dalam unsur people tersebut
kepemimpinan menjadi faktor yang sangat penting. Kemudian yaitu unsur process lebih
memfokuskan diri pada metode maupun upaya yang dilakukan dalam knowledge sharing
serta menanamkan dalam diri metode tersebut untuk aktivitas bekerja untuk sehari-hari
seperti halnya pembelajaran dalam perenanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Unsur yang
terakhir yaitu tecnology yang memfokuskan diri terhadap penyediaan infrastruktur untuk
knowledge sharing serta adanya kolaborasi antar pegawai.
Dari ketiga unsur tersebut yang sangat berperan penting yaitu people, unsur yang
memerlukan usaha yang lebih besar untuk menindaklanjutinya dibandingan dengan unsur
lainnya dalam knowledge manajemen. People merupakan unsur yang penting dikarenakan
komitmen pemimpin dan perilaku pegawai berperan penting dalam suatu organisasi yaitu
untuk memotivasi pegawai lain agar mau berbagi pengetahuan, belajar dengan baik untuk
memanfaatkan pengetahuan yang telah disediakan organisasi serta mengembangkan
pengetahuan yang telah diperoleh sehingga akan tercipta lingkungan belajar yang
kondusif.
No comments:
Post a Comment