Saturday, March 18, 2023

Asimetri Informasi

 


Asimetri informasi ialah suatu keadaan yang menjelaskan bahwa
manajer sebagai agen memiliki akses informasi perusahaan yang tidak
dimiliki oleh pihak luar perusahaan salah satunya adalah pemegang saham
sebagai principal. Oleh karena itu, teori keagenan mengidentifikasikan
bahwa adanya asimetri informasi antara manajer (agen) dengan pemilik
(principal). Jika kedua belah pihak antara agen dan principal saling
berupaya memaksimalkan utilitasnya masing-masing, maka hal ini dapat
mengakibatkan agen tidak akan bertindak yang maksimal untuk memenuhi
kepentingan principal (Jensen dan Meckling, 1976 dalam Muliati, 2011).
Muliati (2011) menjelaskan bahwa Principal dapat mengantisipasi
praktek manajemen laba dari para manajer ini dengan cara menetapkan
insentif yang tepat bagi agen, untuk mengantisipasi perlakuan manajemen
yang menyimpang. Terdapat dua jenis asimetri informasi : adverse selection
dan moral hazard.
a. Adverse Selection
Adverse selection ialah jenis asimetri informasi dalam
keadaan salah satu pihak berencana untuk mengadakan suatu
kegiatan transaksi usaha yang berpotensi memiliki informasi yang
lebih banyak dibandingkan pihak yang lainnya. Asimetri informasi
jenis ini terjadi karena beberapa pihak seperti manajer perusahaan
dan para pihak internal lainnya lebih mengetahui keadaan terkini
dan peluang di masa yang akan datang suatu perusahaan daripada
pihak eksternal.
b. Moral Hazard
Moral hazard adalah jenis asimetri informasi dalam keadaan
salah satu pihak yang berencana melakukan suatu kegiatan
transaksi usaha yang berpotensial, pihak tersebut mengamati
keadaan yang terjadi dalam proses penyelesaian transaksi, sehingga
pihak tersebut mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan,
sedangkan pihak yang lainnya tidak.
Fokus pada penelitian ini adalah jenis adverse selection karena
asimetri informasi timbul saat manajer memiliki informasi internal yang
lebih banyak tentang keadaan perusahaan di masa sekarang dan peluang
yang dapat dicapai perusahaan di masa mendatang dibandingkan dengan
pemegang saham dan stakeholders lainnya.

No comments:

Post a Comment