Efisiensi produksi (teknis) adalah
jumlah minimum sumber daya yang digunakan untuk dapat menghasilkan tingkat output pelayanan kesehatan tertentu.
Sebagai contoh dengan merubah letak fasilitas pelayanan kesehatan akan
diharapkan mampu mengurangi jarak pelayanan paramedis kepada pasien sehingga
memungkinkan mereka untuk dapat berkerja lebih efisien (Hope dan Muhlemann,
1997, 368). Keefektifan dapat didefinisikan sebagai pencapaian output pelayanan kesehatan yang
diharapkan setelah menjalani perawatan. Kedua hal tersebut dapat digunakan
sebagai ukuran dari kinerja suatu unit kegiatan ekonomi.
Dengan memperhatikan bahwa efisiensi
adalah perbandingan antara output
dengan input, maka rumah sakit yang
menghasilkan lebih banyak output
dengan penggunaan sejumlah input
tertentu dapat dikategorikan lebih efisien bila dibandingkan dengan rumah sakit
yang menghasilkan output yang lebih
sedikit dengan penggunaan input yang
sama. Demikian halnya rumah sakit yang menggunakan input dalam jumlah besar untuk menghasilkan output tertentu akan kurang efisien dibandingkan dengan rumah sakit
yang menggunakan input yang sedikit
untuk menghasilkan output yang sama
(Grosskopf et al, 1995 : 575-587).
No comments:
Post a Comment