Saturday, March 18, 2023

  Sentimen investor berpengaruh positif terhadap return

 Sentimen dapat mempengaruhi return karena rasa optimisme atau pesimisme investor dapat menyebabkan kesalahan harga terjadi di pasar saham. Optimisme dapat mendorong harga saham jauh di atas yang dijamin oleh nilai fundamental sehingga investor menilai terlalu tinggi (undervalue) harga aset karena optimisme (pesimisme). Sebaliknya pesimisme dapat mendorong harga saham jauh di bawah yang dijamin oleh nilai fundamental sehingga investor menilai terlalu rendah harga aset karena pesimisme. Sejalan dengan hal tersebut, Brown dan Cliff (2004)  menganalisis hubungan yang kuat antara sentimen dan return saham kontemporer. Brown dan Cliff (2004) menemukan bahwa sentimen memengaruhi mispricing di pasar saham AS. Wang et al. (2006) meyatakan bahwa ditemukan sebab akibat antara sentimen, return, dan volatilitas, yakni sentimen investor disebabkan oleh return pasar dan volatillitas. Maka hipotesis satu penelitian ini adalah “sentimen investor berpengaruh terhadap return”.

 

No comments:

Post a Comment