Friday, September 6, 2024

Kesehatan Kerja

 


Kesehatan kerja sebagai aspek atau komponen kesehatan yang erat kaitannya
dengan lingkungan kerja dan pekerjaan dan secara langsung atau tidak langsung
dapat mempengaruhi efisiensi dan produktivitas kerja (Tarwaka, 2014). Menurut
Lidya dalam Sayuti (2013), konsep kesehatan kerja menyangkut kemungkinan
risiko terhadap kesehatan orang yang bekerja di suatu tempat atau perusahaan
selama jam kerja normal. Menurut Santoso, dalam Sayuti (2013), konsep kesehatan
kerja adalah kesehatan fisik dan mental.
Kesehatan Kerja Menurut Flippo (Sibrani Mutiara, 2012:113), kesehatan kerja
dibagi menjadi dua bidang.

  1. Kesehatan Fisik
    a. Pemeriksaan fisik pra-pendaftara.
    b. Pemeriksaan kesehatan rutin untuk staf
    c. Pemeriksaan kesehatan sukarela untuk staf
    d. Klinik dengan staf dan perlengkapan yang baik;
    e. ketersediaan staf medis terlatih dan profesional kesehatan kerja;
    f. Ikuti langkah-langkah sistematis dan pencegahan untuk mengelola tekanan
    dan ketegangan industri.
    g. tinjauan rutin dan sistematis terhadap praktik kebersihan yang baik;
  2. Kesehatan Mental
    a. Ketersediaan konseling psikiatri;
    b. Bekerja dengan profesional dan agensi kesehatan mental di luar organisasi
    c. Mendidik karyawan perusahaan tentang sifat dan pentingnya masalah
    kesehatan mental.
    d. Pengembangan dan pemeliharaan program interpersonal yang sesuai

No comments:

Post a Comment