Beberapa teori motivasi menurut siagian (2008:287) sebagai berikut :
1) Teori Abraham H. Maslow
Teori motivasi oleh dikembangkan seorang ilmuan yaitu Abraham H.
Maslow. Pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau
hierarki kebutuhan, yaitu:
a. kebutuhan fisiologikal
b. Kebutuhan keamanan
c. Kebutuhan sosial
d. kebutuhan prestise atau Penghargaan diri
e. Aktualisasi diri
2) Teori Clayton Alderfer
Teori Alderfer dikenal dengan akronim "ERG". Akronim "ERG" dalam
teori Alderfer merupakan huruf-huruf pertama dari tiga istilah, yaitu:
Apabila teori Alderfer disimak lebih lanjut akan terlihat bahwa:
a. Makin besar keinginan untuk puas maka semakin tidak terpenuhinya
suatu kebutuhan tertentu.
b. Apabila kebutuhan yang "lebih rendah” telah
dipuaskan maka akan semakin kuat keinginan memuaskan kebutuhan
yang "lebih tinggi"
c. Semakin besar keinginan untuk memuaskan kebutuhan dasar maka
sebaliknya samakin sulit memuaskan kebutuhan yang tingkatnya
lebih tinggi.
3) Teori Herzberg
Teori Herzberg adalah teori yag dikembangkan dan dikenal dengan
"Model dua faktor" dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor
higine atau "pemeliharaan."
Menurut teori Herzberg dalam Reza (2016) yang tergolong sebagai
faktor motivasional antara lain ialah pekerjaan seseorang, keberhasiIan
yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam karier dan
pengakuan orang lain. Sedangkan faktor-faktor higiene atau
pemeliharaan mencakup antara lain status seseorang dalam organisasi,
hubungan seorang karyawan dengan atasannya, hubungan seseorang
dengan rekan-rekan sekerjanya, teknik penyeliaan yang diterapkan oleh
para penyelia, kebijaksanaan organisasi, sistem administrasi dalam
organisasi, kondisi kerja dan sistem imbalan yang berlaku.
4) Teori Keadilan
Teori ini memiliki pandangan bahwa manusia terdorong untuk
menghilangkan kesenjangan antara usaha yang dibuat bagikepentingan
organisasi dan imbalan yang diterima. Artinya jika seorang karyawan
mempunyai pemikiran bahwa imbalan yang diterimanya tidak sesuai,
maka ada dua kemungkinan dapat terjadi, yaitu:
a. Seseorang akan berusaha memperoleh imbalan yang lebih besar, atau
b. Mengurangi intensitas usaha yang dibuat dalam pelaksanaan tugas
yang menjadi tanggung jawabnya.
No comments:
Post a Comment