Di dalam pasar yang kompetitif, harga ekuilibrium suatu aktiva ditentukan
oleh tawaran yang tersedia dan permintaan agregat. Harga keseimbangan ini
mencerminkan konsensus bersama antara semua partisipan pasar tentang nilai dari
aktiva tersebut berdasarkan informasi yang tersedia. Jika suatu informasi baru yang
relevan masuk kedalam pasar yang berhubungan dengan suatu aktiva, informasi ini
akan digunakan untuk menganalisis dan mengintepretasikan nilai dari aktiva
bersangkutan. Bagaimana suatu pasar bereaksi terhadap suatu informasi untuk
mencapai harga keseimbangan yang baru merupakan hal yang penting. Jika pasar
bereaksi dengan cepat dan akurat untuk mencapai harga keseimbangan baru yang
sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia, maka kondisi pasar seperti ini
disebut dengan pasar efisien (Jogiyanto, 2013:547).
Menurut Tandelilin (2010:220), ada beberapa kondisi yang harus terpenuhi
untuk tercapainya pasar yang efisien antara lain:
1. Ada banyak investor yang rasional dan berusaha untuk memaksimalkan
profit. Investor-investor tersebut secara aktif berpartisipasi di pasar dengan
menganalisis, menilai, dan melakukan perdagangan saham. Mereka juga
merupakan price taker, sehingga tindakan dari satu investor saja tidak akan
mampu mempengaruhi harga dari sekuritas.
2. Semua pelaku pasar dapat memperoleh informasi pada saat yang sama
dengan cara yang murah dan mudah.
3. Informasi yang terjadi bersifat random.
4. Investor bereaksi secara cepat terhadap informasi baru, sehingga harga
sekuritas akan berubah sesuai dengan perubahan nilai sebenarnya akibat
informasi tersebut.
Fama (1970) menyajikan tiga macam bentuk utama dari efisiensi pasar
berdasarkan ketiga macam bentuk dari informasi, yaitu informasi masa lalu,
infromasi sekarang yang sedang dipublikasikan, dan informasi privat, sebagai
berikut:
1. Efisiensi Pasar Bentuk Lemah (Weak Form). Pasar dikatakan efisien
dalam bentuk lemah jika harga-harga dari sekuritas mencerminkan secara
penuh (fully reflect) informasi masa lalu (historis). Oleh karena itu, informasi
historis tersebut tidak bisa lagi digunakan untuk memprediksi perubahan
harga di masa yang akan datang, karena sudah tercermin pada harga saat
ini. Implikasinya adalah bahwa investor tidak akan bisa memprediksi nilai
pasar saham di masa datang dengan menggunakan data historis, seperti
yang dilakukan dalam analisis teknikal.
2. Efisien dalam Bentuk Semi Kuat (semi strong). Pasar efisien dalam
bentuk setengah kuat berarti harga pasar saham yang terbentuk sekarang
telah mencerminkan informasi historis ditambah dengan semua informasi
yang dipublikasikan (seperti earning, dividen, pengumuman stock split,
penerbitan saham baru, kesulitan keuangan yang dialami perusahaan, dan
peristiwa-peristiwa terpublikasi lainnya yang berdampak pada aliran kas
perusahaan di masa datang).
3. Efisiensi Bentuk Kuat (strong form). Pasar efisiensi dalam bentuk kuat
berarti harga pasar saham yang terbentuk sekarang telah mencerminkan
informasi historis dan ditambah semua informasi yang dipublikasikan
ditambah dengan informasi yang tidak dipubliksikan. Pada pasar efisiensi
bentuk kuat tidak akan ada seorang investor pun yang bisa memperoleh
return tak norma
No comments:
Post a Comment