Saturday, August 24, 2024

Kepercayaan

 

Kepercayaan merupakan suatu hal yang penting dalam sebuah
komitmen, dan komitmen akan mempunyai arti jika terwujud. Kepercayaan
adalah kemauan dengan senang hati untuk saling bekerjasama dengan 
partner bisnisnya yang didasari oleh keyakinan antara kedua belah pihak
yang terlibat. Kepercayaan berasal dari kemampuan untuk membentuk
konsistensi kepercayaan (reliability), kemauan untuk melakukan sesuatu
(intentionality), dan keahlian atau expertise (Moorman dan Altman dalam
Garbarino dan Johnson, 1999).
Membangun kepercayaan dalam hubungan jangka panjang dengan
mitra adalah suatu faktor yang penting untuk menciptakan loyalitas antara
perusahaan dengan mitra. Kepercayaan ini tidak langsung dapat diakui oleh
pihak lain/mitra bisnis, melainkan harus dibangun mulai dari awal dan dapat
dibuktikan. Menurut Swanetal (1998 dalam Ahmadi, 2009) kepercayaan
merupakan bentuk keunggulan dalam berkomitmen pada hubungan kerja
sama antar organisasional yang muncul dari sebuah keyakinan bahwa
hubungan kerja sama akan memberikan manfaat seperti yang diharapkan
oleh kedua belah pihak, diukur dengan indikator keterbukaan komunikasi,
berbagi informasi yang penting, kejujuran, tanggung jawab, dan
pengalaman.
Kepercayaan merupakan hal yang penting yang pada masa selanjutnya
akan membentuk sebuah komitmen. Kepercayaan dan komitmen merupakan
hasil dari hubungan kolaboratif antara dua perusahaan. Sebaliknya,
kepercayaan dan komitmen akan mengembangkan hubungan kolaboratif
antara beberapa pihak dan dalam beberapa situasi kepercayaan dan
komitmen saling mempengaruhi dan tidak dapat berdiri sendiri. 
Kwon dan Taewon (2004), menyebutkan bahwa kesuksesan pada
performa suatu perusahaan (operation performance) dalam rantai pasokan
juga berasal dari tingginya nilai kepercayaan dan komitmen yang kuat antar
mitra dalam rantai pasokan. pada suatu sistem rantai pasokan, proses
kemitraan didefiniskan sebagai interaksi antara komitmen, kepercayaan, dan
kolaborasi antar perusahaan

No comments:

Post a Comment