Gejala stres diungkapkan oleh (Antonius, 2020) dalam
Mahendra,Sheila Intan (2021) tentang gejala stres meliputi hal-hal sebagai
berikut:
- Gejala fisik
Yang termasuk dalam gejala-gejala fisik diantaranya adalah detak
jantung dan tekanan darah yang meningkat, sekresi adrenalin dan
non adrenalin yang meningkat, muncul gangguan perut, timbul
kelelahan fisik, kematian, munculnya penyakit kardiovaskular,
munculnya masalah pernafasan, keluar keringat berlebihan, adanya
gangguan kulit, sakit kepala dan gangguan tidur. - Gejala mental
Yang termasuk dalam gejala-gejala mental diantaranya adalah
timbul kecemasan, ketegangan, kebingungan, mudah tersinggung,
perasaan frustasi, marah, kesal, emosi menjadi sensitif, hiperaktif,
perasaan menjadi tertekan, kemampuan berkomunikasi secara efektif
menurun, menarik diri dan depresi, merasa terasingkan, bosan,
mengalami ketidakpuasaan dalam bekerja, muncul kelelahan mental
dan menurunnnya fungsi intelektual, kemampuan konsentrasi
bekurang, spontanitas dan kreativitas menghilang, serta menurunnya
harga diri. - Gejala sosial atau perilaku
Yang termasuk dalam gejala-gejala perilaku adalah bermalas-
malasan dan berupaya menghindari pekerjaan, kinerja dan
produktivitas kerja menurun, ketergantungan pada alkohol meningkat,
melakukan sabotase pada pekerjaan, makan berlebihan sebagai upaya
pelarian diri dari masalah, mengurangi makan sebagai bentuk perilaku
penarikan diri dan mungkin berkombinasi dengan depresi, kehilangan
selera makan dan menurunnya berat badan, meningkatnya perilaku
beresiko tinggi, agresif, hubungan yang tidak harmonis dengan teman
dan keluarga, kecenderungan untuk melakukan bunuh diri (Antonius,
2020).
No comments:
Post a Comment