Sunday, September 8, 2024

Gejala stres kerja

 


Gejala stres diungkapkan oleh (Antonius, 2020) dalam
Mahendra,Sheila Intan (2021) tentang gejala stres meliputi hal-hal sebagai
berikut:

  1. Gejala fisik
    Yang termasuk dalam gejala-gejala fisik diantaranya adalah detak
    jantung dan tekanan darah yang meningkat, sekresi adrenalin dan
    non adrenalin yang meningkat, muncul gangguan perut, timbul
    kelelahan fisik, kematian, munculnya penyakit kardiovaskular,
    munculnya masalah pernafasan, keluar keringat berlebihan, adanya
    gangguan kulit, sakit kepala dan gangguan tidur.
  2. Gejala mental
    Yang termasuk dalam gejala-gejala mental diantaranya adalah
    timbul kecemasan, ketegangan, kebingungan, mudah tersinggung,
    perasaan frustasi, marah, kesal, emosi menjadi sensitif, hiperaktif,
    perasaan menjadi tertekan, kemampuan berkomunikasi secara efektif
    menurun, menarik diri dan depresi, merasa terasingkan, bosan,
    mengalami ketidakpuasaan dalam bekerja, muncul kelelahan mental
    dan menurunnnya fungsi intelektual, kemampuan konsentrasi
    bekurang, spontanitas dan kreativitas menghilang, serta menurunnya
    harga diri.
  3. Gejala sosial atau perilaku
    Yang termasuk dalam gejala-gejala perilaku adalah bermalas-
    malasan dan berupaya menghindari pekerjaan, kinerja dan
    produktivitas kerja menurun, ketergantungan pada alkohol meningkat,
    melakukan sabotase pada pekerjaan, makan berlebihan sebagai upaya
    pelarian diri dari masalah, mengurangi makan sebagai bentuk perilaku
    penarikan diri dan mungkin berkombinasi dengan depresi, kehilangan
    selera makan dan menurunnya berat badan, meningkatnya perilaku
    beresiko tinggi, agresif, hubungan yang tidak harmonis dengan teman
    dan keluarga, kecenderungan untuk melakukan bunuh diri (Antonius,
    2020).

No comments:

Post a Comment