Menurut Anatan et al., (2007) ada beberapa faktor penyebab stress yaitu
meliputi:
- Extra organizational stresor, merupakan penyebab stres yang berasal dari luar
organisasi (eksternal) meliputi perubahan sosial dan teknologi yang
mengakibatkan adanya perubahan gaya hidup masyarakat, perubahan ekonomi
dan finansial yang mempengaruhi pola kerja seseorang, serta kondisi
masyarakat relokasi dan kondisi keluarga. - Organizational stresor, merupakan penyebab stres yang berasal dari dalam
organisasi (internal) yang meliputi berbagai kondisi kebijakan dan strategi
administrasi, struktur dan desain organisasi, proses organisasi, dan kondisi
lingkungan kerja. - Group stresor, merupakan penyebab stres kelompok yang berasal dari dalam
organisasi yang timbul akibat kurangnya kesatuan dalam melaksanakan tugas
dan kerja terutama pada level bawahan, kurangnya dukungan dari atasan serta
munculnya konflik antar personal, dan antar kelompok. - Individual stresor, merupakan penyebab stres yang berasal dari dalam diri
individu yang muncul akibat konflik, beban kerja yang terlalu berat, dan
kurangnya pengawasan dari pihak perusahan.
Selain itu, Ada dua kategori penyebab stres, menurut Handoko (1987) yaitu on
the job dan off the job. On the job merupakan penyebab stress kerja yang terjadi
didalam pekerjaan atau perusahaan. Kondisi kerja yang menyebabkan stres antara lain:
beban kerja, tekanan, kualitas manajemen yang jelek, iklim politis yang tidak aman,
umpan balik tentang pelakasanaan kerja yang tidak memadai, wewenang yang tidak
mencukupi untuk melaksanakan tanggungjawab dan berbagai bentuk perubahan.
Sedangkan off the job merupakan penyebab stres yang terjadi diluar pekerjaan atau
perusahaan yaitu antara lain, kekuatiran finansial, masalah-masalah yang bersangkutan
dengan anak, masalah fisik, masalah perkawinan, perubahan-perubahan yang terjadi di
tempat tinggal, dan masalah pribadi lainnya misalkan kematian
No comments:
Post a Comment