Stres sudah menjadi bagian hidup masyarakat. Mungkin tidak ada
manusia biasa yang belum pernah merasakan stres. Stres kini menjadi
manusiawi selama tidak berlarut-larut berkepanjangan. Berdasarkan
gejalanya, stres dibagi menjadi 3 tingkat yaitu:
- Stres Ringan
Stres ringan yaitu stresor yang dihadapi setiap orang secara
teratur, seperti terlalu banyak tidur, kemacetan lalu-lintas, kritikan dari
atasan. Situasi seperti ini biasanya berlangsung beberapa menit atau
jam. Stresor ringan biasanya tidak disertai timbulnya gejala yaitu
semangat meningkat, penglihatan tajam, namun cadangan energinya
menurun, kemampuan menyelesaikan pelajaran meningkat, sering
merasa letih tanpa sebab, kadang-kadang terdapat gangguan sistem
seperti pencernaan,otot, perasaan tidak santai. - Stres Sedang
Stres sedang berlangsung lebih lama dari beberapa jam
sampai beberapa hari. Situasi perselisihan yang tidak terselesaikan
dengan rekan,anak yang sakit, atau ketidakhadiran yang lama dari
anggota keluarga merupakan penyebab stres sedang. Ciri-cirinya yaitu
sakit perut, mules, otot-otot terasa tegang, perasaan tegang, gangguan
tidur, badan terasa ringan. - Stres Berat
Stres berat merupakan situasi kronis yang dapat berlangsung
beberapa minggu sampai beberapa bulan, seperti perselisihan
perkawinan terus menerus, kesulitan finansial yang berkepanjangan,
berpisah dengan keluarga, berpindah tempat tinggal, mempunyai
penyakit kronis dan termasuk perubahan fisik, psikologis, sosial pada
usia lanjut. Makin sering dan makin lama situasi stres, maka makin
tinggi resiko kesehatan yang ditimbulkan. Stres yang berkepanjangan
dapat mempengaruhi kemampuan untuk meyelesaikan tugas
perkembangan. Ciri-cirinya yaitu sulit beraktivitas, gangguan
hubungan sosial, sulit tidur, penurunan konsentrasi, takut tidak jelas,
keletihan meningkat, tidak mampu melakukan pekerjaan sederhana,
gangguan sistem meningkat, perasaan takut meningkat (Sheila,2020).
No comments:
Post a Comment