Wednesday, January 4, 2023

Pengertian Dukungan Sosial (skripsi, tesis, disertasi)

 


Pembinaan kemampuan mengelola diri dalam belajar pada siswa
ditentukan menjadi dua hal. Pertama adalah sumber sosial yang merupakan orang
dewasa yang berada di lingkungan siswa seperti orang tua, pelatih, mentor,
anggota keluarga dan guru. Orang dewasa tersebut dalam hal ini dapat
mengkomunikasikan nilai kemandirian belajar dengan modelling, memberikan
arah dan mengatur perilaku yang akan dimunculkan. Sumber yang kedua adalah
mempunyai kesempatan untuk melatih kemandirian belajar. Siswa yang secara
konstan selalu diatur secara langsung oleh keluarga atau orang tua dan guru tidak
dapat membangun keterampilannya untuk dapat belajar secara mandiri karena
lemahnya kesempatan yang mereka punya.
Dukungan sosial sangat diperlukan dalam berhubungan dengan orang lain
demi melangsungkan hidup di tengah masyarakat. Rook (dalam Smet, 2004)
mengatakan bahwa dukungan sosial merupakan salah satu fungsi dari ikatan
sosial. Ikatan sosial tersebut menggambarkan tingkat kualitas umum dari
hubungan interpersonal.
Ritter (dalam Smet, 2004) mendefinisikan dukungan sosial mengacu pada
bantuan emosional, instrumental dan finansial yang diperoleh dari jaringan sosial
seseorang. Sedangkan Gottlieb (dalam Smet, 2004) menyatakan bahwa dukungan
sosial terdiri dari informasi atau nasihat verbal dan non verbal, bantuan yang
nyata atau tindakan yang diberikan oleh orang lain atau didapat karena hubungan
mereka dengan lingkungan dan mempunyai manfaat emosional atau efek perilaku
bagi dirinya. Dalam hal ini siswa yang merasa memperoleh dukungan sosial
secara emosional merasa lega karena diperhatikan, mendapat saran atau kesan
yang menyenangkan pada dirinya, agar mereka dapat mencari jalan keluar untuk
memecahkan masalahnya.
Dukungan sosial didefinisikan oleh House (dalam, Smet 2004) sebagai
transaksi interpersonal yang melibatkan satu atau lebih aspek yang terdiri dari
dukungan emosional, penghargaan, instrumental, dan informasi. Tersedianya
dukungan sosial akan membuat individu merasa dicintai, diperhatikan, dihargai
dan menjadi bagian dalam kelompok.
Menurut Santrok (2003) keluarga merupakan pilar utama dan pertama
dalam membentuk anak untuk mandiri. Dukungan yang paling besar di dalam
lingkungan rumah adalah bersumber dari orang tua. Orang tua diharapkan dapat
memberikan kesempatan kepada anak agar dapat mengembangkan kemampuan
yang dimilikinya, belajar mengambil inisiatif, mengambil keputusan mengenai
apa yang ingin dilakukan dan belajar mempertanggungjawabkan segala
perbuatannya.
Fischer (2008) juga menyatakan bahwa salah satu hal yang berperan
penting dalam pembentukan kemandirian belajar pada diri siswa adalah dari
dukungan yang diterima oleh siswa dari komunitas tempat dimana siswa berada,
seperti dari sekolah, teman, orang tua, guru dan sebagainya. Menurut Sarafino
(2002), dukungan yang diterima oleh seseorang dari orang lain dapat disebut
dengan dukungan sosial. Dukungan sosial ini dapat berupa dukungan emosional,
dukungan penghargaan atau harga diri, dukungan instrumental, dukungan
informasi atau dukungan dari kelompok. Menurut Canavan dan Dolan (2000),
dukungan sosial dapat diaplikasikan ke dalam lingkungan keluarga, seperti orang
tua. Dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial orang tua adalah dukungan yang
diberikan oleh orang tua kepada anaknya baik secara emosional, penghargaan,
instrumental, informasi atau pun kelompok. Dukungan orang tua merupakan salah
satu dari dukungan sosial yang memiliki peranan penting pada saat anak berada
pada masa remaja. Dari beberapa dukungan sosial yang ada, dukungan orang tua
berhubungan erat dengan kesuksesan akademis remaja, gambaran diri yang
posistif, harga diri, kepercayaan diri, motivasi dan kesehatan mental. Keterlibatan
orang tua dihubungkan dengan dengan prestasi sekolah dan emosional serta
penyesuaian selama sekolah pada remaja.
Dari berbagai definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa dukungan
sosial, yaitu transaksi interpersonal yang melibatkan satu atau lebih aspek yang
terdiri dari dukungan emosional, penghargaan, instrumental, dan informasi. Hal
tersebut memiliki manfaat emosional atau efek perilaku bagi penerima, sehingga
dapat membantu individu dalam menjalani kehidupannya atau ketika dalam
menghadapi masalah yang dialaminya

No comments:

Post a Comment